Senin, 15 April 2013

The Great Planning




      Emg g da rsa tkt tau khwtr sm skl dgn rsko dan knsekuensinya? Q ni msh nol. Krjaan blm ada, hdp blm mapan, n pnglman jg msh sdkt


     Sbg mnsia bysa tnt hal tu da. Tp q brfkir bhw q kn pny Allah yg mha mgblkan doa. Jd q g khwtr kl yg mygkt kduniawian. Rizki? Smwny sdh d tlskn kn? Bhkn sblm kta lhir. N antm tu g nol? Antm pny iman, antm pny ilmu dan jstru itlh mdal yg plg pntg n brhrga.


     Subhanallah.. serasa langsung rontok dadaku. Gemetaran ketika membaca kalimat singkat namun memiliki makna yang dalam itu. Perlahan air mataku menetes walau tak kuijinkan ia keluar. Aku merasa malu. Merasa begitu kecil. Pada Allah, pada diriku sendiri, dan pada dia.


         Faidza azamta fatawakkal alallah. Ktk kta sdh yakin n brazam trhdp 1 kptsan, y sdh tggl kta ushkn smksimal mgkn dan brtawakkal kpd Allah. Cz Allah pst me2lihr org2 yg bertwakkal. Insyaallah dg iznNy smua akn dickpi. Jd apa yg prlu dkhwtrkan? Bknkh alam, jgad raya, dan khidupan ni mlk Allah?


      Astaghfirullah..


    Lgpla lht btpa indhny jnji Allah tntg prnkhan 2 hmba yg ign mjg khrmtannya? Subhanallah.. brkhnya bhkn trs hny dg mmkrkannya. 3 gol yg brhk ditlng Allah, slah stuny adl 2 hmba yg mnkah cz ign mnjg kesucian dan khrmatanny (Alhadits)


     Iya ukhti. Mr kt jmpt jnji Allah n Rasulnya yg mlia. Subhanallahu lahaula wala quwwata illa billah. nikmalmaula wanikmalwakil nikmalmaula wanikmannasir. Q mengkhitbahmu hr ni. Smg Allah mlpangkn n mmdahkn jln kta 


        Alhamdulillah. Amin 


        Klo bgt lgkh slnjtnya adl mlksnkn plning yg tlh d  ssun di proposal kmrn?


        Iya smg Allah mmdhkan


        Amin 

          Sebelum komunikasi diatas aku sudah beristikharah beberapa kali dan jawaban yang muncul memang cenderung untuk menerima. Tapi ada beberapa bagian dari diriku yang entah kenapa masih belum merasa yakin, oleh karena itu aku menanyakan hal-hal yang kurasa perlu kutanyakan kepadanya.

        Setelah itu kami harus melaksanakan planing yang telah kami susun secara rinci. Planing yang diberi judul “the way to heaven” itu merupakan planing gabungan yang disarikan dari proposal kami berdua. Planing tersebut dibagi menjadi dua bagian besar yaitu bagian horisontal dan bagian vertikal. Yang dimaksud bagian horisontal adalah yang berhubungan dengan Allah, sedangkan bagian vertikal yang berhubungan dengan keluarga, orang-orang terdekat, terutama orangtua.

      Untuk planing bagian pertama diperuntukkan khusus untuk meminta ridho dan pertolongan Allah. Kami sadar bahwa dalam proses tersebut kami penuh sekali dengan keterbatasan. Karenanya kiranya kami berbelas kasih kepada Allah agar berkenan menutup semua keterbatasan itu. Kurang lebih ada tujuh poin yang tertera yang harus dijadikan habbit agar pertolongan itu segera tiba:

  1. Memuhasabahi diri terhadap 10 dosa besar penghalang rizki, jika ada langsung bertaubat dengan taubatan nasuha
  2. Menjaga shalat fardu secara berjamaah dan berada didalam masjid pada waktu antara adzan dan iqomah karena itu adalah salah satu waktu ijabahnya doa 
  3. Menjaga shalat sunnah. Rawatib, duha, tahajjud, dan hajat 
  4. Banyak membaca Al-quran dan merenungi maknanya, terutama surat-surat pilihan seperti Al-mulk, Arrahman, Al-waqiah, dan Yasin. 
  5. Senantiasa berdoa diwaktu-waktu mustajab
  6. Memperbanyak dzikir riyadhoh, terutama di sepertiga malam terakhir. Direkomendasikan shalawat istighfar atau asmaul husna
  7. Bersedekah sebanyak-banyaknya untuk mempercepat turunnya pertolongan Allah. sedekah paling tidak 10% dari estimasi seluruh dana yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan acara (cara ini adalah jurus yang dipopulerkan oleh ustadz yusuf mansur).  
Untuk planing bagian kedua diperuntukkan agar langkah kami mendapat restu keluarga, terutama dari orangtua. Karena kami sadar bahwa ketika punya niat atau rencana yang baik restu Allah dan orangtua adalah dua hal yang tak terpisahkan apabila ingin rencana tersebut mendapatkan berkah dari langit. Untuk itu ada tiga pintu yang harus dilewati sebelum sampai goal, pada bagian ini diutamakan satu pintu harus berhasil dibuka sebelum beranjak ke pintu yang lain:

  1. Menaklukkan keluarga terutama kedua orangtua. Kami harus mengkomunikasikan niat dan rencana baik yang telah kami susun kepada ortu, diutamakan yang paling dekat psikologisnya. Menjelaskannya, memberi alasan dan visi misinya, serta tak lupa memperkenalkan calonnya.
  2. Exchange communication. Aku berkomunikasi dengan ortunya dan begitu juga sebaliknya. Komunikasi perdana ini dimaksudkan untuk melamar secara tidak resmi dan agar ortu bisa mengenal lebih jauh calon mantunya. Komunikasi ini dilakukan via telepon.
  3. Teleconference. Komunikasi bersama antara aku, dia, kedua ortu kami, dan pihak-pihak yang dirasa perlu dilibatkan dalam komunikasi ini. Komunikasi ini juga dilakukan via telepon.
  4. Melamar secara resmi. Aku datang dengan ortu atau wali kerumah dia untuk meminta secara resmi dihadapan keluarga besar.
  5. Goal alias nikah  

Apakah rencana ini akan berjalan sebagaimana mestinya? I don’t know. Kita liat saja nanti bagaimana kelanjutannya.

0 komentar:

Posting Komentar