Selasa, 26 Februari 2013

Akhirnya Kau Menemukanku


         Tamu pesta malam ini satu persatu sudah pada datang.
      "Silahkan tuan dan madam cari tempat duduk yang paling enak." Kataku dengan senyuman ramah kepada pasangan yang baru saja turun dari mobilnya. Mereka menundukkan kepala sambil memberikan senyuman terbaik. 
      Dia duduk dipojok. Menatapku terus-terusan tanpa berkedip. Dengan jubah merah kebesarannya, dihiasi kerudung nan anggun, senyumnya menjadi senyuman paling manis diantara para tamu lainnya. Akupun membalas senyuman itu dengan penuh arti
         Kulihat jam tangan, sudah saatnya mulai. Dengan sigap aku naik panggung yang berada ditengah-tengah acara pesta. Kutatap sejenak para tamu. Kuberikan senyuman terbaikku. Rata-rata tamu malam ini adalah orang yang tidak kukenal. Kusapa teman-teman yang siap siaga dengan alat musik ditangan masing-masing. Dengan serta merta mereka mengacungkan jempol tanda siap. 
       "Selamat malam kepada seluruh tamu undangan. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah berkenan hadir pada pesta malam ini. Saya harap kalian semua datang kesini dengan hati gembira. Karena malam ini akan menjadi malam yang tak terlupa bagi kita semua." Aku membuka pesta.
         "Sebagai pembukaan. akan saya bawakan lagu yang saya persembahkan kepada semua tamu. Bagi yang sudah memiliki pasangan, semoga langgeng, berbahagia selamanya. Bagi yang belum punya pasangan semoga segera menemukan pasangan yang diidamkan. Special lagu ini untuk seorang bidadari yang duduk pojok sana." Kutunjuk gadis berjubah merah yang langsung tersipu malu. "akhirnya kumenemukanmu"


Akhirnya kumenemukanmu
Saat hati ini mulai merapuh
Akhirnya kumenemukanmu
Saat raga ini ingin berlabuh
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kuberharap engkaulah
Jawaban segala risau hatiku
Da biarkan diriku
Mencintaimu hingga ujung usiaku
Reff:
Jika nanti ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau disampingku
Jangan pernah letih tuk mencintaiku

        Gemuruh tepuk tangan para tamu memenuhi ruangan. Tapi dipojok sana ada hujan air mata yang sedang mengakibatkan banjir lokal. lalu, tanpa ba bi bu wanita berjubah merah itu berlari memelukku. "Akulah yang menemukanmu" ucapnya. aku tertawa kecil mendengar kata-kata itu.

yess!! berhasil hore!!

         Ditengah romansa itu, tiba-tiba lampu pesta berubah redup. Setting tempat menyempit, menyisakan 3x3 meter. Tamu-tamu yang tadi terlihat hilang bagaikan asap. Aku dan Ana telah kembali kedunia nyata. tiba-tiba kami tertawa terbahak bersama hahaha... mengingat betapa konyol tingkahku tadi saat melantunkan lagunya Naff tadi.
           "Tapi bagus lho suara ayank.. swear.." Puji Ana.
           "Hehe.. perlu ayank tau gini-gini pernah jadi anak band dulu pas SMA."
           "Mm.. pantesan.. ihh.. ayank keren.." Ana memelukku dengan gemas. "terus kenapa gak lanjut?"
        "Hmm.. kalo aku lanjut jadi anak band terkenal, mungkin gak akan pernah ketemu dengan ayank. hahaa.."
           Ana membalas kata-kataku dengan menghujaniku cubitan sayang. 
         Begitulah tingkah kami ketika sedang jenuh dengan deadline yang harus dikejar. Merehatkan diri dalam luapan imajinasi yang tiada batas. 



jogja memang istimewa ^^